Kembali ke Minyak Nabati & Hewani
Minyak Nabati & Hewani
Australia

REGULASI DAN SYARAT MUTU EKSPOR

Persyaratan Mutu Ekspor Produk Minyak Nabati & Hewani ke Australia

Data per 13 Nov 2024

Executive Summary

Produk Minyak Nabati dan Hewani yang akan diimpor ke Australia yang diklasifikasikan sebagai produk pangan untuk konsumsi manusia (edible oil) harus mematuhi semua persyaratan yang diatur melalui undang-undang sebagai berikut: 1

Impor pangan harus memenuhi standar keamanan pangan Australia sebagaimana diatur dalam Import​ed Food Control Act 1992

1 Biosecurity Regulation 2016 Mengingat minyak nabati dan hewani adalah produk berasal dari tumbuhan dan hewan, ada baiknya untuk mempelajari regulasi tentang biosecurity

Standar untuk pelabelan dan komposisi makanan yang dijual di Australia ditetapkan dalam Australia New Zealand Food Standards Code (FSC), yang dikelola oleh Food Standards Australia New Zealand (FSANZ)

Regulasi ini mencakup langkah-langkah pencegahan dan pengendalian materi biosekuritas, penetapan tingkat kontaminan maksimum yang dapat diterima dan, dan penetapan biaya

Importir wajib memastikan bahwa semua makanan yang diimpor telah mematuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Imported Food Control Act 1992

Regulasi ini mengatur cara pemenuhan kewajiban keamanan hayati untuk mencegah atau meminimalkan risiko keamanan hayati

Dalam skema ini, makanan impor dimungkinkan untuk terlebih dahulu melalui inspeksi dan pengujian

Isi Regulasi dan Syarat Mutu

1. Undang-Undang. Produk Minyak Nabati dan Hewani yang akan diimpor ke Australia yang diklasifikasikan sebagai produk pangan untuk konsumsi manusia ( edible oil ) harus mematuhi semua persyaratan yang diatur melalui undang-undang sebagai berikut: 1.1 Import​ed Food Control Act 1992. Impor pangan harus memenuhi standar keamanan pangan Australia sebagaimana diatur dalam  Import​ed Food Control Act 1992 . Importir wajib memastikan bahwa semua makanan yang diimpor telah mematuhi persyaratan yang ditetapkan dalam  Imported Food Control Act 1992 . Standar untuk pelabelan dan komposisi makanan yang dijual di Australia ditetapkan dalam  Australia New Zealand Food Standards Code  (FSC), yang dikelola oleh Food Standards Australia New Zealand (FSANZ). DAWE memantau resiko keamanan pangan dan kepatuhan terhadap FSC melalui Skema Inspeksi dalam  the Imported Food Inspection Scheme . Dalam skema ini, makanan impor dimungkinkan untuk terlebih dahulu melalui inspeksi dan pengujian. 1.2 Biosecurity Act 2015. Persyaratan impor terkait keamanan hayati untuk makanan, minuman, atau suplemen nabati yang ditujukan untuk konsumsi manusia ditetapkan oleh DAWE di bawah Undang-Undang Biosekuriti 2015. Undang-undang ini dirancang untuk mencegah dan menangani penyakit dan hama yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, tumbuhan atau lingkungan hidup di Australia. Persyaratan impor terkait keamanan hayati untuk produk kopi dapat dilihat dalam  Biosecurity Import Conditions system (BICON).  BICON merupakan sebuah database yang dirancang untuk membantu importir menemukan ketentuan impor yang harus dipenuhi sebelum mengirimkan produk ke Austalia. 2. Regulasi. 2.1  Biosecurity Regulation 2016 Mengingat minyak nabati dan hewani adalah produk berasal dari tumbuhan dan hewan, ada baiknya untuk mempelajari regulasi tentang biosecurity . Regulasi ini mengatur cara pemenuhan kewajiban keamanan hayati untuk mencegah atau meminimalkan risiko keamanan hayati. Regulasi ini mencakup langkah-langkah pencegahan dan pengendalian materi biosekuritas, penetapan tingkat kontaminan maksimum yang dapat diterima dan, dan penetapan biaya. 2.2  Australia New Zealand Food Standards Code  (ANZFSC). Australia New Zealand Food Standards Code – Standard 2.4.1 – Edible oils. M memuat informasi khusus tentang minyka nabati untuk konsumsi manusia. Minyak nabati berarti trigliserida, digliserida, atau keduanya trigliserida dan digliserida dari asam lemak yang berasal dari tumbuhan atau hewan, termasuk tumbuhan air dan hewan air, dengan sejumlah kecil asam lemak bebas. Ketentuan untuk makanan yang dijual sebagai minyak nabati Pangan yang dijual sebagai minyak nabati harus merupakan minyak nabati. Makanan adalah jenis minyak nabati tertentu dianggap sebagai representasi bahwa makanan tersebut adalah minyak nabati.   Deklarasi proses untuk minyak nabati. Ketentuan pelabelan khusua minyak nabati apabila: makanan adalah minyak nabati atau memiliki minyak nabati sebagai bahan. pada label nama spesifik minyak nabati. minyak telah mengalami proses yang mengubah komposisi asam lemaknya.   Catatan. Deklarasi proses yang diperlukan adalah pernyataan yang menggambarkan sifat proses tersebut. Sebagai contoh proses yang mengubah komposisi asam lemak dari asam lemak dalam minyak nabati adalah proses hidrogenasi. Ketentuan pelabelan ditetapkan dalam Standar 1.2.1.   Informasi standard 2.4.2 selengkapnya tentang minyak nabati dapat dilihat disini . Australia New Zealand Food Standards Code  – Standard 1.2.1 - Requirements to have labels. Beberapa definisi pada ketentuan ini: Pemberian label pada makanan untuk dijual adalah informasi tentang jenis dan/atau atau isi kemasan makanan dan merupakan bagian dari atau melekat pada kemasan makanan. Label makanan adalah setiap label, merek, tanda atau pernyataan secara tertulis atau representasi atau desain atau materi deskriptif yang: melekat pada pangan atau merupakan bagian dari atau melekat pada kemasannya; atau disampaikan dan diberikan kepada pembeli bersama makanan; atau Ditunjukan pada saat makanan dijual. Pelabelan . pelabelan berarti pemberian label  pada makanan. persyaratan pelabelan makanan, mencantumkan isi tertentu setidaknya satu label memuat isi tersebut.   Menurut ANZFSC, produk makanan yang dijual dalam kemasan, wajib diberi label dengan keterangan (persyaratan umum) sebagai berikut: Nama Produk Identifikasi lot Nama dan alamat supplier Pernyataan saran, dan peringatan Pernyataan bahan yang digunakan Informasi tanggal Kondisi penyimpanan dan petunjuk penggunaan Informasi tentang nutirsi Informasi tetang karakteristik bahan. Informasi tentang penggunaan vitamin D pada sereal Informasi yang berhubungan dengan produksi menggunakan gen Informasi yang berkaitan dengan iradiasi   Informasi standard 1.2.1 selengkapnya tentang pelabelan makanan dapat dilihat disini . Merupakan pelanggaran pidana berdasarkan Undang-Undang Pangan untuk menangani atau menjual makanan yang tidak mematuhi persyaratan yang ditetapkan dalam ANZFSC. Undang-undang Pangan juga menyatakan bahwa penanganan atau penjualan makanan yang tidak aman/tidak sesuai, dan deskripsi makanan yang salah sebagai sebuah pelanggaran. 2.3 Skema Inspeksi Pangan/Makanan. Importir bertanggung jawab untuk memastikan makanan yang diimpor memenuhi persyaratan  the Food Standards Code  dan standar atau persyaratan lainnya yang relevan. DAWE melakukan pemantauan bahaya keamanan pangan dan kepatuhan terhadap Food Standards Code melalui  Imported Food Inspection Scheme  (IFIS) yang menetapkan beberapa kategori makanan: risk food surveillance food compliance agreement food   Berdasarkan IFIS, edible vegetable oil termasuk kedalam kategori surveillance food . Importasi akan dilakukan pengujian analitis sebanyak 5% dari pengiriman untuk kandungan Erucic Acid . Maximum level dari Erucic acid yang diperbolehkan adalah 20,000 mg/kg. Selain pengujian, dilakukan juga penilaian secara visual terhadap produk dan label. Ketika produk yang termasuk ke dalam surveillance food tidak lulus inspeksi, maka akan dilakukan holding order  untuk pengiriman selanjutnya. Akan dilakukan inspeksi untuk 100% pengiriman selanjutnya hingga terdapat Riwayat kesesuaian yang baik, biasanya hingga menunjukan 100% kepatuhan untuk 5 kali pengiriman berturut-turut. Holding order adalah suatu instrumen administratif yang dikeluarkan berdasarkan Imported Food Control Act 1992, Holding orders ditujukan untuk memastikan memastikan pengiriman selanjutnya (untuk produk, produsen dan negara asal yang sama) dari suatu makanan dilakukan inspeksi untuk memverifikasi kepatuhan dan keamanan produknya. 3. Skenario Impor. Produk Minyak Nabati dan Hewani yang diimpor ke Australia, sebagaimana produk nabati lain yang ditujukan untuk dikonsumsi manusia, harus mematuhi semua persyaratan yang diatur melalui undang-undang. Impor Produk Minyak Nabati dan Hewani ke Australia dapat dilakukan dengan memenuhi persyaratan sesuai dengan skenario impor dalam BICON sebagai berikut: Vegetable Oil Lihat Persyaratan Animal Fat Berasal dari Australia dan/atau Selandia Baru, diproses dan diexport dari Selandia Baru Lemak dan minyak (rendered atau non-rendered) diluar unggas dan babi  Lihat Persyaratan Lembak Babi Non-rendered  Lihat Persyaratan Lainnya Lihat Persyaratan Berasal/diproses/dieksport dari negara selain Selandia Baru Lembak Babi Non-rendered  Lihat Persyaratan Lainnya Lihat Persyaratan Fish Oil Dikemas dalam kemasan kurang dari 25 kg atau 25 liter Lihat Persyaratan Minyak ikan yang berasal dari Selandia Baru (selain spesies salmonid dan plecoglossus) Lihat Persyaratan Non-salmonid  Lihat Persyaratan Untuk kebutuhan manusia Lihat Persyaratan Lainnya Lihat Persyaratan 4. Standar.

  1. ISO 5555:2001 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Sampling
  2. ISO 5507:2002 Title:  Oilseeds, vegetable oils and fats -- Nomenclature
  3. ISO 17780:2015 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of aliphatic hydrocarbons in vegetable oils
  4. ISO 15788-2:2003 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of stigmastadienes in vegetable oils
  5. ISO 15788-1:1999 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of stigmastadienes in vegetable oils
  6. ISO 661:2003 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Preparation of test sample
  7. ISO 935:1988 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of titre
  8. ISO 3961:2018 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of iodine value
  9. ISO 6884:2008 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of ash
  10. ISO 19219:2002 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of visible foots in crude fats and oils
  11. ISO 16035:2003 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of low-boiling halogenated hydrocarbons in edible oils
  12. ISO 3657:2020 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of saponification value
  13. ISO 660:2020 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of acid value and acidity
  14. ISO 28198:2018 Title:  Vegetable fats and oils -- Determination of toluene insoluble matter
  15. ISO 12966-2:2017 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Gas chromatography of fatty acid methyl esters
  16. ISO 6320:2017 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of refractive index
  17. ISO 11702:2016 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Enzymatic determination of total sterols content
  18. ISO 12966-3:2016 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Gas chromatography of fatty acid methyl esters
  19. ISO 6885:2016 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of anisidine value
  20. ISO 8292-1:2008 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of solid fat content by pulsed NMR
  21. ISO 8292-2:2008 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of solid fat content by pulsed NMR
  22. ISO 23275-1:2006 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Cocoa butter equivalents in cocoa butter and plain chocolate
  23. ISO 23275-2:2006 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Cocoa butter equivalents in cocoa butter and plain chocolate
  24. ISO 10540-1:2003 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of phosphorus content
  25. ISO 10540-2:2003 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of phosphorus content
  26. ISO 10540-3:2002 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of phosphorus content
  27. ISO 8420:2002 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of content of polar compounds
  28. ISO 10539:2002 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of alkalinity
  29. ISO 15305:1998 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of Lovibond colour
  30. ISO 12966-4:2015 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Gas chromatography of fatty acid methyl esters
  31. ISO 12966-1:2014 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Gas chromatography of fatty acid methyl esters
  32. ISO 15301:2001 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of sediment in crude fats and oils -- Centrifuge method
  33. ISO 6321:2021 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of melting point in open capillary tubes -- Slip point
  34. ISO 8534:2017 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of water content -- Karl Fischer method (pyridine free)
  35. ISO 6883:2017 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of conventional mass per volume (litre weight in air)
  36. ISO 663:2017 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of insoluble impurities content
  37. ISO 662:2016 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of moisture and volatile matter content
  38. ISO 27608:2010 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of Lovibond® colour -- Automatic method
  39. ISO 11053:2009 Title:  Vegetable fats and oils -- Determination of cocoa butter equivalents in milk chocolate
  40. ISO 13884:2003 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of isolated trans isomers by infrared spectrometry
  41. ISO 6656:2002 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of polyethylene-type polymers
  42. ISO 15303:2001 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Detection and identification of a volatile organic contaminant by GC/MS
  43. ISO 15267:1998 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Flashpoint limit test using Pensky-Martens closed cup flash tester
  44. ISO 7366:1987 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of 1-monoglycerides and free glycerol contents
  45. ISO 934:1980 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of water content -- Entrainment method
  46. ISO 15753:2016 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of polycyclic aromatic hydrocarbons
  47. ISO 6886:2016 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of oxidative stability (accelerated oxidation test)
  48. ISO 9832:2002 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of residual technical hexane content
  49. ISO 18609:2000 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of unsaponifiable matter -- Method using hexane extraction; ISO/TS 23647:2010 Title:  Vegetable fats and oils -- Determination of wax content by gas chromatography
  50. ISO 18363-4:2021 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of fatty-acid-bound chloropropanediols (MCPDs) and glycidol by GC/MS
  51. ISO 23349:2020 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of sterols and stanols in foods and dietary supplements containing added phytosterols
  52. ISO 18363-2:2018 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of fatty-acid-bound chloropropanediols (MCPDs) and glycidol by GC/MS
  53. ISO 18363-3:2017 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of fatty-acid-bound chloropropanediols (MCPDs) and glycidol by GC/MS
  54. ISO 15302:2017 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of benzo[a]pyrene -- Reverse-phase high performance liquid chromatography method
  55. ISO 15774:2017 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of cadmium content by direct graphite furnace atomic absorption spectrometry
  56. ISO 3960:2017 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of peroxide value -- Iodometric (visual) endpoint determination
  57. ISO 21033:2016 Title:

 Animal and vegetable fats and oils -- Determination of trace elements by inductively coupled plasma optical emission spectroscopy (ICP-OES)

  1. ISO 18363-1:2015 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of fatty-acid-bound chloropropanediols (MCPDs) and glycidol by GC/MS
  2. ISO 18301:2014 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of conventional mass per volume (litre weight in air) -- Oscillating U-tube method
  3. ISO 3656:2011 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of ultraviolet absorbance expressed as specific UV extinction
  4. ISO 11701:2009 Title:  Vegetable fats and oils -- Determination of phospholipids content in lecithins by HPLC using a light-scattering detector
  5. ISO 29822:2009 Title:  Vegetable fats and oils -- Isomeric diacylglycerols -- Determination of relative amounts of 1,2- and 1,3-diacylglycerols
  6. ISO 29841:2009 Title:  Vegetable fats and oils -- Determination of the degradation products of chlorophylls a and a' (pheophytins a, a' and pyropheophytins)
  7. ISO 27107:2008 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of peroxide value -- Potentiometric end-point determination
  8. ISO 12193:2004 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of lead by direct graphite furnace atomic absorption spectroscopy
  9. ISO 3596:2000 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of unsaponifiable matter -- Method using diethyl ether extraction
  10. ISO 6800:1997 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of the composition of fatty acids in the 2-position of the triglyceride molecules
  11. ISO 8294:1994 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of copper, iron and nickel contents -- Graphite furnace atomic absorption method
  12. ISO 5558:1982 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Detection and identification of antioxidants -- Thin-layer chromatographic method
  13. ISO 9936:2016 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Determination of tocopherol and tocotrienol contents by high-performance liquid chromatography
  14. ISO 21846:2018 Title:

 Vegetable fats and oils -- Determination of composition of triacylglycerols and composition and content of diacylglycerols by capillary gas chromatography

  1. ISO 22959:2009 Title:

 Animal and vegetable fats and oils -- Determination of polycyclic aromatic hydrocarbons by on-line donor-acceptor complex chromatography and HPLC with fluorescence detection

  1. ISO 16931:2009 Title:

 Animal and vegetable fats and oils -- Determination of polymerized triacylglycerols by high-performance size-exclusion chromatography (HPSEC)

  1. ISO 6463:1982 Title:

 Animal and vegetable fats and oils -- Determination of butylhydroxyanisole (BHA) and butylhydroxytoluene (BHT) -- Gas-liquid chromatographic method ISO/TS 22115:2021 Title:  Animal and vegetable fats and oils -- Separation of lipid classes by capillary gas chromatography (fingerprint method)

  1. ISO 18395:2005 Title:

 Animal and vegetable fats and oils -- Determination of monoacylglycerols, diacylglycerols, triacylglycerols and glycerol by high-performance size-exclusion chromatography (HPSEC) 5. Lembaga Berwenang. Department of Agriculture, Water, and the Environment (DAWE). DAWE bertanggung jawab dalam melakukan pengelolaan risiko biosekuritas dan persyaratan terkait consumer safety .  Standards Australia Standards Australia adalah organisasi standar yang diakui melalui Nota Kesepahaman (MoU) dengan pemerintah Australia sebagai badan pengembangan standar non-pemerintah utama di Australia. Level 10, The Exchange Centre 20 Bridge Street Sydney 2000 NSW Australia Tel: +61 2 9237 6000 E-mail: [email protected] SA Website SA Webstore   Diterbitkan pada   13 Nov 2024

Konsul ekspor? Tanya Min-Dag aja
AI Assistant Ekspor
Halo! Saya AI Assistant Jatim Melesat. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi dan potensi ekspor Jawa Timur?