Kembali ke (Komponen) Otomotif
(Komponen) Otomotif
Jerman

REGULASI DAN SYARAT MUTU EKSPOR

Persyaratan Mutu Ekspor Produk (Komponen) Otomotif ke Jerman

Data per 13 Nov 2024

Executive Summary

Ketentuan Umum General Product Safety Regulation (GPSR)

Importir dan produsen dapat mematuhi directive melalui penggunaan standar yang diselaraskan, yang menyatakan kesesuaian produk dengan persyaratan teknis directive

Setelah penyerahan dokumen informasi yang dipersyaratkan, termasuk referensi ke persetujuan tipe terpisah dari semua sistem dan komponen, Sertifikat WVTA Eropa akan dikeluarkan oleh otoritas persetujuan tipe

Beberapa hal yang diperlukan: Product traceability labelling Risk assessment report User manual Technical file Test reports 3

Regulasi Vehicle Type Approval Type approval adalah proses yang diterapkan oleh otoritas nasional untuk menyatakan bahwa model kendaraan memenuhi semua persyaratan keselamatan, lingkungan, dan kesesuaian produksi Uni Eropa sebelum diizinkan untuk dipasarkan di Uni Eropa

GPSD mengharuskan importir, dan produsen untuk memberikan informasi yang memfasilitasi keterlacakan produk yang efisien dan meminimalkan risiko bagi konsumen

GPSR mensyaratkan bahwa semua produk konsumen di pasar Uni Eropa aman dan menetapkan kewajiban khusus bagi pelaku usaha untuk memastikannya

Pada bulan September 2020, Directive 2007/46 / EC, yang menetapkan kerangka kerja untuk persetujuan jenis kendaraan dalam kategori M, N, dan O, digantikan oleh Framework Regulation (EU) 2018/858

Produk otomotif Produk otomotif kendaraan bermotor dan trailernya serta sistem, komponen, dan unit teknis terpisah yang ditujukan untuk kendaraan dirancang, diproduksi, dan dipasarkan di seluruh Uni Eropa

Isi Regulasi dan Syarat Mutu

1. Informasi Umum Negara Jerman Jerman adalah salah satu negara anggota Uni Eropa, oleh karena itu persyaratan mutu produk otomotif yang akan di espor ke Jerman dan diproduksi di Jerman tunduk pada berbagai peraturan dan standar Uni Eropa, diantaranya Directive 2007/46/EC , standar EN, GPSD, REACH dan CE marking. Produk otomotif Produk otomotif kendaraan bermotor dan trailernya serta sistem, komponen, dan unit teknis terpisah yang ditujukan untuk kendaraan dirancang, diproduksi, dan dipasarkan di seluruh Uni Eropa. Industri otomotif di Jerman merupakan salah satu penggerak terpenting perekonomian Jerman secara umum. Produsen otomotif (OEM) seperti Audi, BMW, Daimler, Porsche dan Volkswagen, serta pemasok otomotif terbesar dan terkemuka di dunia seperti Bosch, Continental dan ZF, berkantor pusat di Jerman dengan operasi global dan merupakan salah satu perusahaan otomotif terkemuka di dunia. 2. Ketentuan Umum General Product Safety Regulation (GPSR). Keamanan produk secara umum diatur oleh Undang-Undang Keamanan Produk Jerman (ProdSG). Produk ini menerapkan Petunjuk Umum Keamanan Produk Uni Eropa 2001/95/EC (GPSD). Namun, meskipun GPSD hanya berlaku untuk produk konsumen (misalnya mobil penumpang, namun umumnya tidak berlaku untuk suku cadang B2B yang secara eksklusif ditujukan untuk produksi mobil penumpang oleh produsen mobil profesional), ProdSG umumnya berlaku untuk produk konsumen dan non-konsumen. Uni Eropa memiliki General Product Safety Directive (GPSD) untuk memastikan bahwa produk impor atau manufaktur aman digunakan sebelum ditempatkan di pasar Uni Eropa, termasuk otomotif. Catatan. General Product Safety Regulation   (GPSR) adalah instrumen kunci baru dalam kerangka hukum keamanan produk Uni Eropa, menggantikan mulai 13 Desember 2024 General Product Safety Directive   dan  Food Imitating Product Directive , untuk memodernisasi kerangka kerja keamanan produk umum Uni Eropa dan mengatasi tantangan baru yang ditimbulkan terhadap keamanan produk oleh digitalisasi ekonomi. GPSR mensyaratkan bahwa semua produk konsumen di pasar Uni Eropa aman dan menetapkan kewajiban khusus bagi pelaku usaha untuk memastikannya. Importir dan produsen dapat mematuhi directive melalui penggunaan standar yang diselaraskan, yang menyatakan kesesuaian produk dengan persyaratan teknis directive. Dalam situasi di mana tidak ada standar yang selaras untuk suatu produk atau kategorinya, standar EN, nasional, atau internasional lainnya dapat digunakan sebagai gantinya. Persyaratan. GPSD mengharuskan importir, dan produsen untuk memberikan informasi yang memfasilitasi keterlacakan produk yang efisien dan meminimalkan risiko bagi konsumen. Beberapa hal yang diperlukan: Product traceability labelling Risk assessment report User manual Technical file Test reports 3. Regulasi Vehicle Type Approval Type approval adalah proses yang diterapkan oleh otoritas nasional untuk menyatakan bahwa model kendaraan memenuhi semua persyaratan keselamatan, lingkungan, dan kesesuaian produksi Uni Eropa sebelum diizinkan untuk dipasarkan di Uni Eropa. Kendaraan yang dipasarkan di Uni Eropa (termasuk Jerman) memerlukan persetujuan (type approval) sesuai dengan regulasi nasional dan internasional yang disepakati. Yang dimaksud dengan “type” dapat dikatakan sebagai jangkauan/lingkup model kendaraan yang memiliki karakteristik mendasar. Di Jerman, persetujuan type Approval adalah standar minimum berasal dari legal act Uni Eropa, United Nations Economic Commission for Europe (UNECE)  dan regulasi nasional seperti Straßenverkehrs-Zulassungs-Ordnung (StVZO - regulasi Jerman untuk otorisasi kendaraan untuk lalu lintas jalan) dan Fahrzeugteileverordnung (FzTV - Regulasi Suku Cadang Kendaraan Jerman). Persetujuan type approval kendaraan di Jerman dapat diperoleh dari Kraftfahrt-Bundesamt , lembaga otoritas federal dalam lingkup Federal Ministry for Digital and Transport. Type approval terdiri dari: Component and System Type Approvals : Komponen dan sistem kendaraan harus sesuai dengan persyaratan yang ditetapkani. Produsen kendaraan dan pemasok suku cadang harus memastikan bahwa produknya memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Whole Vehicle Type Approval (WVTA): Setelah semua komponen dan sistem disetujui, produsen dapat meminta persetujuan untuk kendaran secara menyeluruh. Catatan. Setelah penyerahan dokumen informasi yang dipersyaratkan, termasuk referensi ke persetujuan tipe terpisah dari semua sistem dan komponen, Sertifikat WVTA Eropa akan dikeluarkan oleh otoritas persetujuan tipe. Pabrikan harus membuat Certificate of Conformity (CoC) untuk setiap kendaraan yang diproduksi sesuai dengan jenis yang disetujui. Pada bulan September 2020, Directive 2007/46 / EC , yang menetapkan kerangka kerja untuk persetujuan jenis kendaraan dalam kategori M, N, dan O, digantikan oleh Framework Regulation (EU) 2018/858 . Daftar Type Approval Authorities di negara anggota Uni Eropa untuk sertifikasi WVTA yang dapat dirujuk oleh eksportir Indonesia: Motor vehicles L-category vehicles  (Two- and three-wheel vehicles and quadricycles) T-category vehicles  (Tractors) Non-road mobile machinery emissions   Daftar Technical Services di negara anggota Uni Eropa WVTA yang dapat dirujuk oleh eksportir Indonesia: Motor vehicles, their trailers, systems and components  (Regulation 2018/858) Motor vehicles, their trailers, systems and components  (Directive 2007/46/EC) L-category vehicles  (Two- and three-wheel vehicles and quadricycles) T-category vehicles  (Tractors) Non-road mobile machinery emissions Lihat persyaratan WVTA pada   IWVTA-02-06e Regulasi Emisi Kendaraan. Standar Emisi CO ₂ Kendaraan Penumpang dan Komersial Ringan. Pada1 January 2020,  Regulation (EU) 2019/631  diterapkan, untuk menetapkan standar emisi CO 2  kendaraan penumpang dan van baru, menggantikan regukasi sebelumnya  Regulations  (EC) 443/2009  (cars) and  (EU) 510/2011  (vans). Pada  April 2023, Parlemen dan Dewan Uni Eropa mengadopsi Regulation (EU) 2023/851  merubah  Regulation (EU) 2019/631untuk memperkuat standar emisi  CO 2  kendaraan penumpang dan kendaraan komersial ringan baru, sejalan dengan meningkatnya kodisi iklim Uni Eropa Standar Emisi CO 2  Kendaraan Kelas Berat. Standar emisi CO 2  kendaraan kelas berat diatur melalui Regulation (EU) 2019/1242 . Regulasi ini diterapkan untuk kendaraan kelas berat kategori N2 dan N3. Lihat juga Emission Standards: Germany: Stationary Engines Kelompok Regulasi Otomotif Uni Eropa. Regulasi otomotif di Uni Eropa dikelompokan dalam beberapa kategori: Keamanan, Lingkungan, Teknis, Pasca Penjualan (Aftersales) Radio, dan Campuran (Mixed) Contoh Regulasi Keamanan. Subject Regulatory Act Applicability to spare parts Type-approval requirements for the general safety of motor vehicles   Regulation (EC) No 661/2009 (till 06.07.2022) Yes Type-approval requirements for the general safety of motor vehicles   Regulation (EU) 2019/2144 (General Safety Type-approval requirements for the general Regulation) (from 07.07.2022) Yes Prevention of fire risks (liquid fuel tanks) (M, N, O category) Regulation (EC) No 2019 / 2144 UN R34 No Rear Underrun Protective Devices (RUPD) and their installation; Rear Underrun Protection (RUP) (M, N, O category) Regulation (EC) No 2019 / 2144 UN R58 Yes Steering equipment (M, N, O category)   Regulation (EC) No 2019 / 2144 UN R79 Yes Vehicle access and manoeuvrability (steps, running boards and handholds) (M1, N category) Regulation (EC) No 2019 / 2144 Commission Regulation (EU) No 130 / 2012 No   Contoh Regulasi Lingkungan. Subject Regulatory Act Applicability to spare parts Sound level (M, N category)   Regulation (EU) No 540 / 2014 UN R51 No Emissions (Euro 5 and Euro 6) light-duty vehicles / access to information (M1, M2, N1, N2 category) Regulation (EC) No 715 / 2007 Yes Electromagnetic compatibility (M, N, O category) Regulation (EC) No 2019 / 2144 UN R10 Yes Emissions (Euro VI) heavy-duty vehicles / access to information (M, N category) Regulation (EC) No 595 / 2009   Yes Recyclability (M1, N1 category) Directive 2005 / 64 / EC No Air-conditioning systems (M1, N1 category) Directive 2006 / 40 / EC No Gear shift indicators (M1 category) Commission Regulation (EU) No 65 / 2012     Contoh Regulasi Bersifat Teknis Subject Regulatory Act Applicability to spare parts Protection of motor vehicles against unauthorised use (M2, M3, N2, M3, O category) Regulation (EC) No 2019 / 2144 UN R18 No Illumination of rear registration plates of power-driven vehicles and their trailers (M, N, O category)   Regulation (EC) No 2019 / 2144 UN R4   Yes Space for mounting and fixing rear registration plates (M, N, O category) Commission Regulation (EU) No 1003 / 2010 No Protection of motor vehicles against unauthorised use (M1, N1 category) Regulation (EC) No 2019 / 2144 UN R116 Yes Vehicle access and manoeuvrability (reverse gear) (M, N category) Regulation (EU) No 130 / 2012 No Speedometer equipment including its installation (M, N category) Regulation (EC) No 2019 / 2144 UN R39 No     Contoh Regulasi Pasca Penjualan Subject Regulatory Act Applicability to spare parts Replacement silencing systems UN R59 Yes Replacement brake lining assemblies and drum brake linings UN R90   Yes Replacement catalytic converters UN R103 Yes Replacement airbags UN R114 Yes Replacement wheels for passenger vehicles UN R124 Yes   Contoh Regulasi Radio Subject Regulatory Act Applicability to spare parts Radio equipment Directive 2014 / 53 / EU Yes   Contoh Regulasi Campuran (Mixed) Subject Regulatory Act Applicability to spare parts Registration, evaluation, authorization and restriction of chemicals Regulation (EC) No 1907/2006 (REACH Regulation) Yes Intelligent Transport Systems (ITS)   Directive 2010/40/EU Commission Delegated Regulation (EU) No 886/2013 No Alternative Fuel Infrastructure   Proposal for a Regulation on the deployment of alternative fuels infrastructure, and repealing Directive 2014/94/EU 2021/0223 (COD) No Framework regulation on vehicles, systems and components type approval Regulation (EU) 2018/858 No Tyre rolling sound emissions, adhesion on wet surfaces and rolling resistance (Classes C1, C2 and C3) (M, N, O category) Regulation (EC) No 2019 / 2144 UN R117 No     Lihat selengkapnya pada ACEA-Regulatory-Guide-2023.pdf . Lihat juga pada Motor vehicles, their trailers, systems and components (europa.eu)   Klasifikasi Kendaraan Uni Eropa. Komisi Uni Eropa mengklasifikasikan kendaraan sebagai bagian dari standar emisi dan peraturan kendaraan lainnya. Mobil penumpang dikategorikan sebagai "M", sedangkan kendaraan komersial dikategorikan sebagai "N". Dua directives,  Parlemen dan Dewan Uni Eropa adalah sumber untuk definisi dan klasifikasi: 2002/24 / EC tanggal 18 Maret 2002 dan 2007/46 / EC tanggal 5 September 2007. Selain itu, undang-undang Uni Eropa tentang lisensi mengemudi (Directive 2006/126/EC of 20 December 2006) mengatur kategori kendaraan. Kategori Umum Kendaraan di Uni Eropa. Category Vehicle type Category L Mopeds, Motorcycles, Motor Tricycles and Quadricycles Category M Motor vehicles having at least four wheels and for the carriage of passengers Category N Power-driven vehicles having at least four wheels and for the carriage of goods Category O Trailers (including semitrailers)   Definisi. Category L – Mopeds, Motorcycles, Motor Tricycles and Quadricycles Category Vehicle Description Mopeds L1e Two-wheel vehicles with a maximum design speed of not more than 45 km/h and characterised by an engine whose: cylinder capacity does not exceed 50 cm 3  in the case of the internal combustion type, or maximum continuous rated power is no more than 4 kW in the case of an electric motor L2e Three-wheel vehicles with a maximum design speed of not more than 45 km/h and characterised by an engine whose: cylinder capacity does not exceed 50 cm 3  if of the spark (positive) ignition type, or maximum net power output does not exceed 4 kW in the case of other internal combustion engines, or maximum continuous rated power does not exceed 4 kW in the case of an electric motor Motorcycles L3e Two-wheel vehicles without a sidecar fitted with an engine having a cylinder capacity of more than 50 cm 3  if of the internal combustion type and/or having a maximum design speed of more than 45 km/h L4e Two-wheel vehicles with a sidecar fitted with an engine having a cylinder capacity of more than 50 cm 3  if of the internal combustion type and/or having a maximum design speed of more than 45 km/h Motor tricycles L5e Vehicles with three symmetrically arranged wheels fitted with an engine having a cylinder capacity of more than 50 cm 3  if of the internal combustion type and/or a maximum design speed of more than 45 km/h Quadricycles : motor vehicles with four wheels having the following characteristics L6e Quadricycles whose unladen mass is not more than 350 kg, not including the mass of the batteries in case of electric vehicles, whose maximum design speed is not more than 45 km/h, and whose engine cylinder capacity does not exceed 50 cm 3  for spark (positive) ignition engines, or maximum net power output does not exceed 4 kW in the case of other internal combustion engines, or maximum continuous rated power does not exceed 4 kW in the case of an electric motor. These vehicles shall fulfil the technical requirements applicable to three-wheel mopeds of category L2e unless specified differently. L7e Quadricycles other than those referred to in category L6e, whose unladen mass is not more than 400 kg (550 kg for vehicles intended for carrying goods), not including the mass of batteries in the case of electric vehicles, and whose maximum net engine power does not exceed 15 kW. These vehicles shall be considered to be motor tricycles and shall fulfil the technical requirements applicable to motor tricycles of category L5e unless specified differently.   Catatan: As of 19 January 2013, mopeds will be subject to driving licence category AM As of 19 January 2013, motorcycles will be subject to 3 categories of driving licence: A1 (max. 125 cm³, 11 kW & 0.1 kW/kg), A2 (max. 35 kW & 0.2 kW/kg) [indicative 125-500 cm³], and A (other motorcycles) Category: M – Motor vehicles having at least four wheels and for the carriage of passengers Category Vehicle Description M1 Vehicles designed and constructed for the carriage of passengers and comprising no more than eight seats in addition to the driver’s seat, and having a maximum mass (“technically permissible maximum laden mass”) not exceeding 3.5 tons M2 Vehicles designed and constructed for the carriage of passengers, comprising more than eight seats in addition to the driver’s seat, and having a maximum mass (“technically permissible maximum laden mass”) not exceeding 5 tons M3 Vehicles designed and constructed for the carriage of passengers, comprising more than eight seats in addition to the driver’s seat, and having a maximum mass exceeding 5 tons   Category: N - Power-driven vehicles having at least four wheels and for the carriage of goods Category Vehicle Description N1 Vehicles for the carriage of goods and having a maximum mass not exceeding 3.5 tonnes N2 Vehicles for the carriage of goods and having a maximum mass exceeding 3.5 tonnes but not exceeding 12 tonnes N3 Vehicles for the carriage of goods and having a maximum mass exceeding 12 tonnes   Kendaraan komersial ringan, Kategori N1, dibagi lagi menjadi tiga kelas berat. Klasifikasi ini didasarkan pada Massa Referensi, yang didefinisikan sebagai massa kendaraan dalam urutan berjalan dikurangi massa pengemudi 75 kg, dan meningkat dengan massa 100 kg. Vehicles Category N1—Weight Classes   Class Reference Mass, RW   Euro 1-2 Euro 3+   I RW ≤ 1250 kg RW ≤ 1305 kg   II 1250 kg < RW ≤ 1700 kg 1305 kg < RW ≤ 1760 kg   III 1700 kg < RW 1760 kg < RW     Category: O – Trailers (including semitrailers) Category Vehicle Description O1 Trailers with a maximum mass not exceeding 0.75 tonnes O2 Trailers with a maximum mass exceeding 0.75 tonnes, but not exceeding 3.5 tonnes O3 Trailers with a maximum mass exceeding 3.5 tonnes, but not exceeding 10 tonnes O4 Trailers with a maximum mass exceeding 10 tonnes   Lihat selengkapnya pada   EU: Vehicle Definitions | Transport Policy Regulasi REACH - REACH Regulation  - European Commission Regulasi REACH berlaku bila terdapat penggunaan unsur kimia baru yang digunakan pada komponen produk otomotif seperti cat/lapisan pelindung body kendaraan, jok kendaraan, ban/ bagian dari kendaran yang mengandung unsur karet, atau bagian dari kendaraan yang mengandung unsur tekstil yang belum didaftarkan. Importir atau produsen otomotif/komponen otomotif harus memperhatikan bahan yang digunakan untuk pembuatan produk dan bahan yang berpotensi berbahaya yang mungkin terkandung didalamnya. Lihat juga Pedoman REACH untuk industri otomotif     Regulasi ini membatasi tingkat penggunaan bahan kimia, terutama logam berat dan polutan lainnya, dalam produk konsumen dengan tujuan untuk: Untuk mengurangi risiko bahan kimia terhadap manusia dan lingkungan serta mengurangi pengujian pada hewan. Untuk mendorong substitusi bahan berbahaya tertentu, yang tercantum dalam REACH. Untuk meminta izin penggunaan atau zat-zat yang dibatasi. Bahan dengan Perhatian Sangat Tinggi - Substances of Very High Concern (SVHC) Regulasi REACH mencakup Substances of Very High Concern (SVHC) Candidate List , yang mengandung zat yang dapat menyebabkan kerusakan negatif dan tidak dapat dipulihkan pada tubuh manusia dan lingkungan. Jika produk kaki mengandung lebih dari 0,1% berat SVHC apa pun, produk tsb harus diberitahukan kepada ECHA dengan mendaftarkan produk dan zat dalam database SCIP. Contoh SVHC yang mungkin ada dalam produk otomotif yang tercantum di bawah ini: Bis (2-ethylhexyl) phthalate (DEHP) Benzyl butyl phthalate (BBP) Dibutyl phthalate (DBP) Diisobutyl phthalate (DIBP) Formaldehyde, oligomeric reaction products with aniline Daftar Bahan Pada Regulas i REACH. Daftar bahan pada lampiran regulasi ini serupa dengan daftar SVHC karena keduanya membatasi penggunaan banyak bahan kimia dan zat di bawah REACH. Namun, bahan pada lampiran ini memiliki tingkat pembatasan yang bervariasi, dan beberapa dilarang sementara yang lain dibatasi (misalnya 0,1% berat). Pengujian Lab. Sebelum memasarkan produk otomotif di Uni Eropa, penting untuk memastikan bahwa produk tersebut mematuhi regulasi REACH, dengan mengirimkan sampel produk untuk pengujian di laboratorium pihak ketiga yang diakui secara internasional. Lihat informasi rinci tentang pengujian lab REACH pada REACH Product Lab Testing: A Complete Guide Regulasi Kendaraan Lainnya di Uni Eropa. Persetujuan dan Pengawasan Pasar Kendaraan Roda 2 ,3 dan 4 Ditetapkan melalui Regulation (EU) No 168/2013 — the approval and market surveillance of 2- or 3-wheel vehicles and quadricycle dengan tujuan untuk mengurangi polusi dari transportasi dan meningkatkan keselamatan fungsional kendaraan baru kategori-L.  (Kendaraan kategori L: kelompok kendaraan bertenaga ringan seperti sepeda bertenaga, moped roda 2 dan 3, sepeda motor (dengan dan tanpa mobil samping), becak, dan becak) Lihat selengkapnya pada Type-approval and market surveillance requirements for motorbikes/mopeds and quads in the EU | EUR-Lex (europa.eu) Regulasi  Uji Laik Jalan Berkala Kendaraan Bermotor. Ditetapkan melalui Directive  2014/45/EU on periodic roadworthiness tests for motor vehicles and their trailer, dan berlaku untuk kendaraan yang mampu melaju dengan kecepatan lebih dari 25 km/jam dalam kategori berikut. Mobil penumpang dan kendaraan niaga ringan (kategori M1 dan N1). Untuk diuji 4 tahun setelah pendaftaran pertama dan selanjutnya setiap 2 tahun. Kendaraan golongan M1 yang digunakan adalah taksi atau ambulan, bus atau minibus (M2, M3), kendaraan barang berat (N2, N3) dan trailer berat (O3, O4). Untuk diuji 1 tahun setelah pendaftaran pertama dan selanjutnya setiap tahun. Traktor cepat dengan kecepatan desain di atas 40 km/jam (T1b, T2b, T3b, T4.1b, T4.2b dan T4.3b) dan digunakan secara komersial. Untuk diuji 4 tahun setelah pendaftaran pertama dan selanjutnya setiap 2 tahun. Lihat selengkapnya pada Directive - 2014/45 - EN - EUR-Lex (europa.eu) Regulasi Pelabelan dan Tanda CE. Pelabelan. Pelabelan kendaraan ditetapkan melalui Directive 1999/94/EC dengan tujuan untuk: membantu konsumen membeli atau menyewa mobil yang menggunakan lebih sedikit bahan bakar dan dengan demikian mengurangi polusi CO2; mendorong produsen untuk mengurangi konsumsi bahan bakar mobil baru. Tanda CE. Peralatan elektronik (termasuk sebagai komponen otomotif) harus ditandai CE untuk pemasaran di Uni Eropa. Penandaan CE juga dianggap sebagai sarana kesesuaian dengan persyaratan type-approval; Misalnya, komponen elektronik yang memerlukan type-approval serta kompatibilitas elektromagnetik (EMC) atau penandaan CE untuk peralatan tegangan rendah. 4. Standar Standar Verband der Automobilindustrie-VDA Di Jerman terdapat Asosiasi Industri Otomotif (Verband der Automobilindustrie-VDA) yang menetapkan standar manajemen mutu industri otomotif yang banyak digunakan dalam industri otomotif Jerman dan diakui di sektor otomotif global. Standar-standar ini mencakup berbagai topik yang berkaitan dengan manajemen mutu, audit proses, dan aspek spesifik produksi otomotif dan rantai pasokan. Mereka sering digunakan oleh produsen dan pemasok otomotif untuk membangun dan memelihara sistem manajemen mutu yang efektif dan untuk memastikan kepatuhan terhadap persyaratan industri. Perusahaan di industri otomotif, khususnya di Jerman dan Eropa, dapat mengadopsi standar VDA ini untuk memenuhi harapan pelanggan dan badan pengawas. Standar VDA yang dapat dipertimbangkan antara lain IATF 16949: 2016 - Quality management system for organizations in the automotive industry : IATF 16949 selaras dengan standar sistem manajemen mutu ISO 9001: 2015 dan sepenuhnya mengikuti struktur dan persyaratan ini. Sertifikasi IATF 16949 adalah wajib bagi organisasi yang ingin memproduksi suku cadang untuk industri otomotif, Setiap organisasi otomotif yang memperoleh sertifikasi IATF 16949 juga harus mematuhi ISO 9001: 2015. Contoh Standar DIN. Beberapa contoh standar DIN. IN EN IEC 63193 VDE 0510-193:2021-11 Lead-acid batteries for propulsion power of lightweight vehicles General requirements and methods of test (IEC 63193:2020); German version EN IEC 63193:2021 DIN VDE V 0510-100 VDE V 0510-100:2023-04 Safety of lithium-ion batteries from electrically propelled road vehicles for use in stationary applications DIN EN 50342-1 VDE 0510-101:2022-08 Lead-acid starter batteries Part 1: General requirements and methods of test; German version EN 50342-1:2015 + A1:2018 + A2:2021 DIN EN IEC 62969-4 VDE 0884-69-4:2019-03 Semiconductor devices – Semiconductor interface for automotive vehicles Part 4: Evaluation method of data interface for automotive vehicle sensors (IEC 62969-4:2018); German version EN IEC 62969-4:2018 DIN EN IEC 55025 VDE 0879-2:2023-11 Vehicles, boats and internal combustion engines Radio disturbance characteristics – Limits and methods of measurement for the protection of on-board receivers (CISPR 25:2021); German version EN IEC 55025:2022   Standar DIN lainnya dapat dicari pada Search VDE Standards - VDE Publishing House Standard Uni Eropa. Beberapa contoh standard Uni Eropa: UNE 48238:1982 Vehicle Content Of Paints UNE 26243:1986 Road Vehicles. Motor Vehicles. Flasher Units. BS ISO 11154:2023 Road vehicles. Roof load carriers UNE 26354:1981 Dimensions Of Motor Vehicles To Ground.

  1. ASTM D2000-18 Standard Classification System for Rubber Products in Automotive Applications UNE 26352:1981 Mesure Of The Maximun Speed Of An Automotive Vehicle. BS ISO 19642-2:2023 Road vehicles. Automotive cables Test methods BS EN 14906:2012 Leather. Leather for automotive. Test methods and testing parameters UNE 26486:1999 Synchronous Belt Devices. Automotive Pulleys.  

Standard EN lainnya dapat dilihat pada European and International standards online store . 5. Lembaga Berwenang Kraftfahrt-Bundesamt (KBA) Otoritas di Jerman yang memberikan persetujuan type approval komponen dan kendaraan sesuai dengan regulasi nasional dan internasional. Alamat: Fördestraße 16 24944 Flensburg Deutschland Telp:  +49 461 316-0 +49 461 316-1650, -1495 Email: [email protected]   DIN - German national standard DIN - German Institute for Standardization was established April 25, 1924 together with VDI - The Association of German Engineers. Alamat: DIN Deutsches Institut für Normung e. V. Am DIN-Platz Burggrafenstraße 6  10787 Berlin Germany Telp: +49 30 2601-0 Fax: +49 30 2601-1231 Email:  [email protected]   European Committee for Standardization (CE A N) dan the European Committee for Electrotechnical Standardization (CENELEC). Kedua lembaga ini adalah dua organisasi nirlaba internasional swasta yang berbeda. CEN, European Committee for Standardization , adalah asosiasi yang menyatukan National Standardization Bodies dari 34 negara Eropa. CEN menyediakan platform untuk pengembangan Standar Eropa dan dokumen teknis lainnya sehubungan dengan berbagai jenis produk, bahan, layanan, dan proses. CENELEC (bahasa Prancis: Comité Européen de Normalisation Électrotechnique ); Bahasa Inggris: European Committee for Electrotechnical Standardization bertanggung jawab atas standardisasi Eropa di bidang teknik elektro. European Standards - CEN-CENELEC . 6. Notified Bodies Notified body di Uni Eropa, adalah organisasi yang ditunjuk oleh negara anggota untuk menilai kesesuaian produk tertentu sebelum ditempatkan di pasar Uni Eropa, dengan persyaratan teknis yang berlaku sesuai dengan directives Uni Eropa. Komisi Eropa memiliki daftar perusahaan yang menawarkan notified body services di Jerman 7. Informasi Lainnya Exporting to Germany - Advice and Top Tips Automotive in Germany - Lexology What are the requirements for automotive parts and components to be allowed in the European market? Home - CLEPA – European Association of Automotive Suppliers ACEA - European Automobile Manufacturers' Association CECRA, the Voice of European vehicle dealers and repairers - Belgium ACEM news Verband der Automobilindustrie e. V. | VDA Federal Motor Transport Authority (KBA) New vehicle emissions standards come into force in Germany - CGTN     Diterbitkan pada   13 Nov 2024

Konsul ekspor? Tanya Min-Dag aja
AI Assistant Ekspor
Halo! Saya AI Assistant Jatim Melesat. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi dan potensi ekspor Jawa Timur?